Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 11 April 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan hasil investigasi tim media di lapangan, kendaraan yang terlibat merupakan mobil berwarna putih biru dengan nomor polisi BG 8176 LU. Mobil tersebut diduga kuat sedang mengangkut minyak ilegal saat insiden terjadi.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian setempat, khususnya Kapolsek Lais, belum memberikan tanggapan resmi meskipun telah dikonfirmasi secara langsung oleh tim media melalui pesan WhatsApp.
Sikap bungkam tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, terutama terkait transparansi dan keseriusan penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal yang telah lama meresahkan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber yang tidak mau di sebutkan namanya, kendaraan tersebut diduga milik seseorang inisial Abs. Selain itu, aktivitas angkutan minyak ilegal ini juga disebut-sebut melibatkan koordinasi dengan salah satu oknum anggota TNI insial (DI) yang bertugas di Kodim Musi Banyuasin.
Jika informasi ini benar, maka hal tersebut menjadi persoalan serius yang tidak hanya melibatkan pelanggaran hukum, tetapi juga mencoreng institusi negara yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum dan keamanan.
Tim media sebelumnya telah menyampaikan sejumlah pertanyaan konfirmasi kepada Kapolsek Lais, di antaranya terkait kebenaran aktivitas ilegal kendaraan tersebut, perkembangan proses hukum, kemungkinan adanya tersangka, serta langkah konkret kepolisian dalam memberantas praktik serupa yang masih marak terjadi di wilayah Musi Banyuasin.
Namun sangat disayangkan, hingga saat ini tidak ada satu pun jawaban atau klarifikasi resmi yang diberikan.
Publik pun menilai lemahnya respons aparat berpotensi memperkuat dugaan bahwa praktik angkutan minyak ilegal masih berlangsung secara bebas dan belum ditindak secara maksimal.
Selain itu di waktu yang berbeda atau hari yang berbeda Tim untuk memastikan terkait permasalahan ini lalu konfirmasi Abs dugaan pemilik mobil angkutan minyak ilegal tersebut dari Pesan WhatsApp jawabnya, "Musibah Pak HEKTA Jadi gimana kando Aku bantu utk beli rokok aja ya kak hekta
Masyarakat berharap aparat penegak hukum, baik dari kepolisian maupun institusi terkait lainnya, segera mengambil langkah tegas dan transparan dalam mengusut tuntas kasus ini, termasuk menindak pihak-pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.
Kasus ini menjadi ujian nyata bagi komitmen aparat dalam memberantas aktivitas ilegal yang merugikan negara dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya mendapatkan konfirmasi lanjutan dari pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya. (Tim Liputan)


Posting Komentar untuk "Diduga Kapolsek Lais Bungkam, Kecelakaan Mobil Angkutan Minyak Diduga Ilegal di Muba Disorot"